Sunday, June 1, 2008

Tokoh Muslim


DR. Sayyid Quthub

Tidak lama setelah penembakan terhadap Hasan Al-Bana, terjadilah penangkapan besar-besaran terhadap anggota Ihwanul Muslimin oleh regim Nasser, yang beliau waktu itu menjawat tugas Perdana Menteri dan Ketua Dewan Revolusi Mesir. Anggota Ikhwanul Muslimin yang ditangkap ketika itu sebanyak 10,000 (sepuluh ribu) anggota dan seluruhnya dimasukkan ke dalam penjara, termasuk mereka yang berjasa dalam perang melawan Inggeris di Suez. Baru 20 hari sejak penangkapan besar-besaran itu, terdapat 1,000 orang tahanan anggota Ikhwanul Muslimin yang mati akibat seksaan dan penganiayaan. Dan 6 (enam) orang yang dijatuhi hukuman mati.

Di antara anggota-anggota Ikhwanul Muslimin yang ditahan dalam penjara itu adalah Hakim Dr. Abdul Qadir Audah, Muhammad Faraghali, dan Sayyid Quthub. Para tahanan itu tidak sedikit yang dijatuhi hukuman penjara antara 15 tahun sampai seumur hidup, dan juga hukuman mati, dan kerja paksa memotong dan memecah batu-batu di gunung-ganang. Mereka yang membangkang mogok tidak mahu kerja paksa kemudian ditembak. Pernah kejadian yang mogok itu ditembak sekaligus 22 orang dalam penjara mereka. Kejadian itu pada tahun 1977.

Adapun Sayyid Quthub, beliau pernah dihebohkan oleh pihak lnggris, barangsiapa yang dapat menangkapnya akan mendapat hadiah 2000 Pound Sterling.

Sayyid Quthub ini lahir pada tahun 1903 di Musha, sebuah kota kecil di Asyut, Mesir. Beliau telah hafal Al-Quran 30 Juz sejak masih anak-anak, meraih gelaran sarjana dalam tahun 1933 dari Universitas Cairo, kemudian bekerja pada Kementerian Pendidikan. Kementerian Pendidikan kemudiannya mengirim beliau untuk belajar di Amerika Syarikat selama dua tahun.

Sepulang dari Amerika Syarikat beliau ke Inggris, Swiss, dan Itali. Sepulangnya dari luar negeri beliau kemudian menyatakan keyakinannya bahawa Mesir harus membebaskan diri dari kebudayaan asing yang negatif dan merusak keperibadian Islam serta ketimuran itu.

Beliau adalah seorang penyair dan sasterawan yang hasil karyanya diperhatikan orang. Pada tahun 1946 beliau menulis buku berjudul “Al-’Adalatul Ijtimaiyah Fil Islam” (Keadilan Sosial Di Dalam Islam). Buku ini amat popular dan cemerlang sehingga menjadikan beliau termasyhur. Apalagi setelah buku ini diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, beliau benar-benar seorang tokoh yang berwawasan. Terutama buku ini sebagai jawapan dari sikap Nasser yang mengumandangkan Sosialisme Arab itu.

Sebenarnya Sayyid Quthub ditahan jauh sebelum peristiwaSandiwara Penentanganterhadap Nasser pada tanggal 26 Oktober 1954, yaitu dua hari setelah Ikhwanul Muslimin dilarang oleh Nasser. Adapun kesalahan beliau yang paling banyak ialah kerana beliau mengarang dan menulis beberapa buku yang bersifat semangat Islam. SelainKeadilan Sosial Dalam Islam,” juga buku “Mu’alimut Thar” (Tonggak-tonggak Jalan) yang isinya menolak kebudayaan jahiliyah moden dalam segala bentuk dan praktiknya.

Kekejaman terhadap para tahanan dan terhadap beliau dari penguasa mesir tak terkira. Melebihi Nazi Jerman. Hal ini telah diungkapkan oleh para bekas tahanan yang kemudian selamat kembali kepada keluarga mereka. Mereka banyak berkisah tentang kekejaman penguasa zaman Raja Farouk mahupun oleh Pemerintah Nasser. Ramai para bekas tahanan itu yang bercerita sambil bercucuran air mata bila teringat kawan-kawannya yang mati diseksa dan dibantai di hadapan mata kepala mereka sendiri. Hukuman cambuk, cucian otak dengan alat-alat elektronik sehingga para korban menjadi hilang akal, dan sebagainya. Bermacam-macam tuduhan yang dilontarkan. Tuduhan palsu, fitnah yang dibuat-buat, yang kesemuanya itu tidak ada kesempatan bagi para anggota Ikhwan untuk membela diri. Mereka tetap mengatakan Ikhwanul Muslimin salah, mengkhianati negara dan bangsa, dan sebagainya serta tuduhan-tuduhan yang tidak masuk akal.

Adik Sayyid Quthub yang bernama Muhammad Quthub meninggal dalam penjara. Dan Sayyid Quthub sendiri dibebaskan oleh penguasa pada tahun 1964 atas usaha Presiden lrak, Abdus Salam Aref almarhum. Selepas dari tahanan ini keluarlah buku beliau berjudulTonggak-tonggak Islam,” sehingga pada bulan Ogos 1965 beliau ditangkap dan ditahan lagi bersama 46.000 (empat puluh enam ribu) anggota Ikhwanul Muslimin.

Dalam pengadilan beliau berkata, “Aku tahu bahawa kali ini yang dikehendaki oleh pemerintah (Nasser) adalah kepalaku. Sama sekali aku tidak menyesali kematianku, sebaliknya aku berbahagia kerana mati demi cinta. Tinggal sejarah yang memutuskan, siapakah yang benar, Ikhwan ataukah regim ini.

Ketika beliau di mahkamah pada tahun 1954 juga berkata: “Apabila tuan-tuan menghendaki kepada saya, inilah aku dengan kepalaku di atas tapak tanganku sendiri!”

Pada bulan Agustus 1966 Mahkamah Tentera menjatuhkan hukuman gantung kepada tokoh Ikhwanul Muslimin termasuk beliau. Dengan sebuah senyum pada hari Isnin, di waktu fajar menyingsing tanggal 29 Agustus 1966, beliau meninggal dunia di tiang gantung sebagai jalan untuk menemui Allah!

Demikianlah hukum yang terjadi di dunia ini, yang benar belum tentu menang dan yang salah belum tentu kalah. Namun pada umumnya yang berkuasa itulah yang dibenar-benarkan, kerana pihak yang tidak mendapat kesempatan untuk berbicara kerana bukan penguasa, walau tidak kuasa berkata bahawa dirinya benar. Dan Nasser merasa dirinya di pihak yang benar sehingga Ikhwanul Muslimin dianggap sebagai pengkhianat bangsa dan negara. Padahal setiap Mesir ditimpa bahaya, penguasa selalu minta tolong kepada para anggota Ikhwanul Muslimin untuk tampil ke depan membela tanah air, tetapi setelah keadaan aman, Ikhwanul Muslimin dijauhkan dari kebenaran, diketepikan, dianggap sebagai organisasi yang najis dan ekstrim.

Demikianlah nasib para pejuang dalam membela kebenaran, bahawa risiko yang dihadapinya tidak sedikit dan bahkan sering membawa korban, diseksa, dianiaya dan demikian itulah cara Allah untuk mengetahui keimanan dan ketakwaan seseorang. Dengan demikian, jelaslah bahawa siapa saja yang tidak mahu berjuang untuk membela kebenaran adalah orang yang lemah mentalnya, dan akan mendapat seksa di akhirat nanti. [daarut-tauhiid.org]

Galeria @ KotaSantri.com

Tanaman...



Pemanenan dan Pemanfaatan Rosela

UMUMNYA tanaman rosela sudah mulai berbunga pada umur 3 sampai dengan 4

bulan, dan pemanenan bunga pertama dapat dilakukan pada tanaman yang

berumur 4--5 bulan setelah penanaman. Pemanenen kelopak bunga dilakukan

rata-rata setiap 10 hari sekali.

Bila pemeliharaan tanaman dilakukan dengan baik, sesudah pemanenan

pertama rosela masih dapat menghasilkan bunga asalkan faktor-faktor

untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman tetap mendukung. Oleh sebab

itu, pemanenan kelopak bunga rosela masih dapat terus dilakukan hingga

tanaman berumur 12 hingga 15 bulan.

Kelopak bunga yang masih segar dipanen saat biji sudah masak. Saat itu

mahkota bunga telah gugur, buahnya membuka, tetapi bijinya belum

mengering. Setelah dipanen biji harus segera dipisahkan dari kelopaknya.

Jika tidak segera dipisahkan, kapsul penutup biji akan kering dan

mengeras sehingga biji akan sukar dipisahkan.

Masyarakat di negara-negara sekitar Laut Tengah terutama Mesir, dan

Amerika Latin terutama Meksiko telah mengonsumsi rosela sebagai makanan

dan obat-obatan.

Saat ini sebagian masyarakat di Indonesia sudah mulai memanfaatkan

tanaman rosela untuk berbagai keperluan. Di Palembang, tanaman rosela

sudah dibudidayakan dalam areal yang cukup luas dan kelopak bunganya

diolah dalam dalam kemasan celup maupun serbuk kering.

Tidak hanya bagian kelopak bunga, seluruh bagian tanaman mulai buah dan

kelopak bunga, makota bunga, dan daunnya dapat dimakan, tetapi bagian

yang paling banyak dimanfaatkan adalah kelopak bunganya.

Tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai bahan salad, saus sup, minuman,

sari buah, asinan, permen, selai, agar-agar, puding, sirop, dan jeli

dengan rata-rata penggunaan sebesar 0,02%. Kelopak bunga tanaman ini

tersedia dan dipasarkan dalam bentuk kering, tetapi penggunaan yang

terbaik adalah dalam bentuk segar.

Seluruh bagian tanaman rosela dapat digunakan sebagai obat tradisional.

Daun atau kelopak bunga yang direbus dengan air berkhasiat sebagai

peluruh kencing dan dapat menurunkan tekanan darah (/hypotensive/),

mengurangi kekentalan (viskositas) darah, dan meningkatkan peristaltik usus.

Ekstrak kelopak rosela berguna untuk obat antikejang (antispasmodik),

mengobati cacingan (antelmintik) dan sebagai antiobakteri. Kelopak bunga

rosela digunakan untuk mengurangi gangguan batuk dan jus rosela dengan

tambahan garam, lada dan tetes tebu digunakan untuk menyembuhkan

penyakit yang berhubungan dengan empedu.

Daun rosela juga bisa digunakan untuk obat kaki pecah-pecah, mempercepat

pematangan bisul sekaligus melembutkan kulit (/emollient/).

/Lotion/ daun rosela digunakan mengobati luka. Biji tanaman rosela

berkhasiat sebagai diuretik dan tonikum.

Rebusan biji digunakan utnuk menyembuhkan gangguan kencing (/dysuria/),

gangguan pencernaan, dan meningkatkan stamina. n */D-3

Akar rosela yang berasa pahit juga berkhasit sebagai penambah stamina

dan keperkasaan. Rosela juga bermanfaat bagi penderita arteriosclerosis

dan sebagai antiseptic usus.

Khasiat-khasiat rosela yang cenderung pada pencegahan, perawatan, dan

pengobatan gangguan berbagai penyakit tersebut diduga terjadi karena

adanya kandungan gossypetin, anthicyanin, dan gluciside hibiscin yang

ada di dalamnya.

Sebagaimana diketahui rosela juga mengandung berbagai senyawa penting

antara lain campuran asam sitrat dan asam malat sehingga menghasilkan

rasa sedikit asam tetapi menyegarkan, kandungan asam askorbat (vitamin

C) dan betakaroten yang tinggi merupakan sumber antioksidan alami yang

sangat efektif dalam menangkal berbagai radikal bebas penyebab kanker

dan berbagai penyakit penting lainnya.

Minuman kelopak bunga rosela juga baik dikomsumsi bagi pekerja aktif

karena mengandung protein, karbohidrat, serat, mineral dan berbagai

vitamin serta kalori yang cukup tinggi, tetapi dengan kandungan lemak

yang rendah.

PUISI


Aku tidak menunggu kepulangan dan janji-janji sore

aku tidak menunggu kereta kan kembali membawa secercah harap

kau tinggalkan aku mengarungi hari-hari dalam kebisuan derita

kau lihatkah bahwa rinduku untuk surga atau cinta kelangitan

kau lihatkah bahwa janji itu untuk Allah

sudah tibakah saat pemenuhannya

aku berlalu bagai perindu

sebagai pemabuk cinta yang mendengarkan panggilan

kau jumpaikah di sana para kekasih

apa warna pertemuan itu

dalam hijaunya surga, dalam firdaus dan gemuruh karunia

di negeri kebenaran kalian berkumpul

dalam damai dan perlindungan

jika memang karena itu, selamat datang kematian tergilas darah

akankah aku menemuimu di sana, tinggalkan negeri derita

ya, kan kutemui kau di sana

janji yang diyakini orang-orang jujur

kita dapatkan balasan, atas hari-hari yang kita lalui

dalam derita dan cobaan

kita kan dijaga dalam kebaikan

tanpa takut perpisahan dan kefanaan


( Syair oleh Aminah Quthb, atas syahidnya sang suami - Kamal Sananiri - dalam penjara penguasa yang zalim, di saat parade mihnah (ujian) yang mendera para da'i di Mesir ketika ituan balasan, atas hari-hari yang kita lalui)




Saturday, May 31, 2008

Lima Macam Kegelapan Dan Penerangnya


Abu Bakar As-Shiddiq berkata ;

" Kegelapan itu ada lima dan lampu penerangnya ada lima, yaitu :


  • 1. Cinta dunia adalah suatu kegelapan, sedangkan lampu penerangnya adalah ketaqwaan
  • 2. Berbuat dosa adalah suatu kegelapan, sedangkan lampu penerangnya adalah bertobat
  • 3. Kubur adalah kegelapan, sedangkan lampu penerangnya adalah bacaan : ' Laailaaha illallooh Muhammadur Rosuulullooh.'
  • 4. Alam akhirat itu penuh kegelapan, sedangkan penerangnya adalah amal shalih
  • 5. Shirat ( jembatan penyebrangan diatas neraka ) sangat gelap , sedangkan penerangnya adalah yaqin."
Berkaitan dengan poin 1 Rosuululloh bersabda :
" Cinta dunia adalah biang segala kesalahan. " ( HR. Baihaqi, dari Hasan Al- Bashri )

Friday, May 30, 2008

Funy's Story


Satu Kenangan Manis Bersama HIJJAZ

Waktu itu...kelas 3 SLTP aku dan teman- teman bersiap untuk menjamu para tamu kunjungan dari sebuah pesantren Islam di Cililin -namanya P3SB- kami segera ancang- ancang kira- kira persembahan apa yang akan kami berikan untuk mereka setelah diskusi organisasi selesai...tiba- tiba tercetus ide di kepalaku..ya tiba- tiba aja muncul, akhirnya kami memilih menyanyikan nasyid yang sering kami lantunkan bersama-sama kala pulang sekolah atau sedang liburan....di asrama memang kami terkenal kelas yang rame, riweuh, kompak dan solid.

Akhirnya kami menyanyikan lagu itu....judulnya Malam- Hijjaz- , namun apa yang terjadi sungguh diluar dugaan kami....saat ditengah-tengah lirik lagu yang kami lantunkan tiba- tiba salah seorang kami salah mengucapkan lirik lagu itu.....seperti ini liriknya yang salah.....-Di malam yang sepi ku pasrah kepada suami -yang seharusnya ku pasrah kepada Illahi....dasar Irma...dia memang selalu diplesetkan lagu itu kalo lagi nyanyi sambil bercanda termasuk saat latihan.....

ya....spontan kami ingin tertawa...gak kuat...dia sendiri clingak - clinguk sambil senyum sendiri...mukanya memerah....untungnya aku dan teman-teman yang lain segera mengeraskan suara kami saat melantunkan lirik itu...jadi gak kedengaran tuh salahnya...hehe...

Monday, May 28, 2007

Kunjungan Persudaraan

saat ini....aku lgi di jakarta, ya.....berkunjung ke tempat kawan-kawanku berjuang melanjutkan kuliah di al-hikmah. sungguh sebelumnya aku sama sekali ga nyangka bakal meluluskan niatku ini yang cukup lama telah ku pendam.Kini dalam keraguanku dan keharuanku ..........masih ku berharap agar aku bisa kembali seperti ini diwaktu lain.
Aku senang mempunyai teman- teman yang solid dan menjaga ukhuwah karena ALLOH...walau terbentang jarak yang cukup jauh.

Aku datang, teman....

Tuesday, March 13, 2007

Ujian itu.....


fiuuuuuh......lega rasanya........aku akhirnya telah beres menempuh uas bahasa arab yang selama ini sangat sangat sangat menyiksaku,ujian kali ini benar-benar hampir membunuhku....aku benci situasi tertekan seperti ini. Namun, walau bagaimanapun aku harus tetap menjalaninya ya..! aku harus yakin seyakin-yakinnya bahwa aku bisa untuk meraih apa yang pernah aku impikan dari kecil ( apa ya? ) ga tau tuh lupa lagi! yang jelas kini aku punya semacam planning baru githu looooh....
Tapi.........ujian baru telah dimulai, ternyata nilai ujian ku kurang dan hampir aku ga lulus lgi, ya....dulu memang aku pernah mengalami yang namanya tinggal kelas.....aduh...rasanya...teu puguh rasa. Padahal dari SD hingga SMU aku pasti selalu dapat rangking 1-10 besar....dan setiap akhir kelas aku selalu dapat juara ke satu dari seluruh siswa yang ada dikelas. Dan kini....aku harus mengalami nasib yang sama seperti orang lain....ada apa dibalik semua itu?

Aku yakin Alloh sedang membelaiku dengan sapaan-Nya yang lembut namun sangat berpengaruh pada kehidupanku kelak.
Akan aku jadikan sebagai batu loncatan untuk lebih tawadhu dalam mencari ilmu dan lebih optimal mengamalkana ilmu tersebut sehingga apa yang aku dapat tidak sia-sia...bukankah begitu? ( benar....Alloh pasti menjawab demikian).

Dan aku...harus lebih giat lagi mencari ilmu yang dapat mendekatkanku pada-Nya karena Dialah yang berkuasa mencabut ilmu dari hamba-Nya bila hamba itu tidak mengamalkannya.
Rabb.....mohon bimbinglah aku tetap dijalan-Mu.....sampai titik darah penghabisan.

Atau....karena soalnya pake bahasa arab semua yang belum bisa kupahami benar ....??? maybe..